Hallo English Learners!!! Kita lanjutkan materi tentang conditional sentence yuk. Sebelumnya kita sudah membahas pengertian, jenis, dan rumus conditional sentence. Sekarang kita bahas penggunaannya dalam percakapan sehari-hari melalui contoh dialog conditional sentence ya. Ada empat contoh dialog yaitu conditional sentence type 0, 1, 2 dan 3. Dialog pada contoh merupakan percakapan dua orang dan sudah lengkap beserta terjemahannya. Langsung simak contoh percakapannya yuk!
Contoh Dialog Conditional Sentence Type 0
Lukman: Desta, Harry and I are going to play basketball after school. Do you want to join us?
(Desta, aku dan Harry mau bermain basket sepulang sekolah. Apa kamu mau bergabung?)
Desta: I’m sorry. I have an English speech contest next week and I have to practice because I want to make sure I can do the speech well.
(Maaf. Aku ada kontes pidato bahasa Inggris minggu depan dan aku harus berlatih karena aku ingin melakukan pidatonya dengan baik.)
Lukman: Oh, I see. Don’t worry, Desta. If you practice hard, you can get a good result.
(Oh, begitu. Jangan khawatir, Desta. Jika kamu berlatih dengan giat, kamu bisa mendapatkan hasil yang bagus.)
Desta: I hope so. Anyway, where’s Harry?
(Aku harap begitu. Ngomong-ngomong, di mana Harry?)
Lukman: He’s having lunch at the canteen. He goes to the canteen when it’s time to break.
(Dia sedang makan siang di kantin. Dia pergi ke kantin ketika waktunya istirahat.)
Desta: Hahaha. I think he is always hungry.
(Hahaha. Aku rasa dia selalu lapar.)
Contoh Dialog Conditional Sentence Type 1
Lidya: Hello, Kinan! Can you help me? I’m on my way to Lola’s house, but I think I’m lost. You know her house, right?
(Halo, Kinan! Apa kamu bisa membantuku? Aku sedang dalam perjalanan ke rumah Lola, tapi aku rasa aku tersesat. Kamu tahu rumahnya, kan?)
Kinan: Oh, sure. Where are you now?
(Oh, tentu. Di mana kamu sekarang?)
Lidya: I’m on Sakura Street.
(Aku di Jalan Sakura.)
Kinan: If you go straight to the west, you’ll see a post office on the left side. Then you have to turn left. Go straight until you find a stationery store. Lola’s house is across from the stationery store.
(Kalau kamu jalan lurus ke arah barat, kamu akan menemukan kantor pos di sebelah kiri. Lalu kamu harus belok kiri. Jalan lurus sampai kamu menemukan toko alat tulis. Rumah Lola ada di seberang toko alat tulis tersebut.)
Lidya: Thank you, Kinan.
(Terima kasih, Kinan.)
Kinan: No problem. I actually want to go there, too. But I have to help my mother first.
(Tidak masalah. Aku sebenarnya juga ingin pergi ke sana. Tapi aku harus membantu ibuku terlebih dahulu.)
Lidya: Oh, really? I’ll stay a little longer if you go there, too.
(Oh, benarkah? Aku akan tinggal sedikit lebih lama kalau kamu pergi ke sana juga.)
Kinan: Okay. See you later, Lidya!
(Oke. Sampai jumpa nanti, Lidya!)
Lidya: See you!
(Sampai jumpa!)
Contoh Dialog Conditional Sentence Type 2
Joko: My phone dropped when I got out of the bus. I’m so relieved it’s not broken.
(Ponselku jatuh ketika aku turun dari bus. Aku sangat lega ponselnya tidak rusak.)
Maul: But the scratches are everywhere. If I were you, I would buy a new phone.
(Tapi goresannya ada di mana-mana. Kalau aku jadi kamu, aku akan membeli ponsel baru.)
Joko: I would buy a new one if I had more money.
(Aku akan membeli yang baru jika aku punya lebih banyak uang.)
Maul: What if you start saving?
(Bagaimana kalau kamu mulai menabung?)
Joko: I can’t since I just lost my job.
(Aku tidak bisa karena aku baru saja kehilangan pekerjaan.)
Maul: Don’t worry, Joko.
(Jangan khawatir, Joko.)
Joko: If I had a job, I would start saving.
(Kalau aku punya pekerjaan, aku akan mulai menabung.)
Baca juga: Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 0, 1, 2, 3, Lengkap!
Contoh Dialog Conditional Sentence Type 3
Naura: Hi! Did you meet Cinta when she was here?
(Hai! Apakah kamu bertemu Cinta ketika dia ada di sini?)
Loly: What?! When did she come? I didn’t know she was here. Why didn’t you tell me?
(Apa?! Kapan dia datang? Aku tidak tahu kalau dia ada di sini. Kenapa kamu tidak memberitahuku?)
Naura: I just met her once.
(Aku hanya bertemu dengannya sekali.)
Loly: If I had met her, I would have taken her to my house to meet my parents. I really miss her.
(Kalau aku bertemu dengannya, aku pasti sudah mengajaknya ke rumah untuk bertemu orang tuaku. Aku sangat merindukannya.)
Naura: I’m so sorry. I should have told you at that time.
(Maaf sekali. Seharusnya aku memberitahumu saat itu.)
Loly: No worries. I’ll ask her then. Thanks, Naura.
(Tidak apa-apa. Aku akan menanyakannya nanti. Terima kasih, Naura.)
Baca juga: 3 Contoh Percakapan Permintaan Maaf Beserta Responnya dalam Bahasa Inggris
Waahh lengkap banget kan contoh dialog conditional sentence di atas. Kamu tinggal praktik untuk berlatih speaking. Kamu bisa juga menyusun contoh dialog lainnya versi kamu sendiri ya. Masih kurang percaya diri untuk berbahasa Inggris? Yuk asah lagi kemampuanmu bersama Kampung Inggris WE. Metode belajar praktis, jam praktik berlimpah serta tutor muda profesional bisa bikin percaya diri dalam berbahasa Inggris meningkat signifikan. Mau? Dapatkan informasi selengkapnya dengan ketuk atau klik banner di bawah ini. SEE YA, TA-TA!

