Gap year bisa menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebelum mulai kuliah, bekerja, mengikuti program ke luar negeri atau rencana masa depan lainnya. Durasi belajar yang dibutuhkan untuk setiap orang tentunya berbeda, bergantung pada kemampuan awal, target yang ingin dicapai, intensitas latihan, dan juga waktu yang tersedia. Lalu, idealnya butuh waktu berapa lama belajar bahasa Inggris saat gap year.
Berapa Lama Sebaiknya Belajar Bahasa Inggris saat Gap Year?
Lama waktu jeda atau gap year umumnya berlangsung selama 6 bulan – 12 bulan. Dalam rentang waktu tersebut, kamu bisa memanfaatkan sebagian waktu untuk fokus belajar bahasa Inggris saat gap year. Berikut gambaran lama waktu belajar yang disesuaikan dengan target.
Durasi Belajar 1 Bulan
Dalam rentang waktu 1 bulan, bagi pemula bisa digunakan untuk memperkuat dasar bahasa Inggris dan mulai membangun kebiasaan untuk berbicara bahasa Inggris. Untuk yang sudah menguasai dasar bahasa Inggris, bisa melanjutkan dengan fokus ke bagian yang ingin ditingkatkan. Misalnya, memperlancar Speaking atau melakukan persiapan tes TOEFL/IELTS.
Durasi Belajar 2 – 3 Bulan
Waktu belajar 2 – 3 bulan memberikan waktu yang lebih panjang untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara keseluruhan mulai dari Speaking, Listening, Writing, dan Reading. Cukup juga untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
Durasi Belajar 4 – 6 Bulan
Belajar selama 4 – 6 bulan bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan secara lebih menyeluruh. Bisa juga digunakan untuk fokus pada kebutuhan yang sesuai dengan target akademis dan profesional tertentu.
PENTING!: Gambaran durasi belajar tersebut bisa digunakan sebagai panduan perencanaan. Untuk hasil akhir yang didapat bergantung pada kemampuan awal, konsistensi latihan, hingga lingkungan belajar.
Apa yang Perlu Dipertimbangkan saat Menentukan Durasi Belajar?
Berikut adalah hal yang harus dipertimbangkan agar lebih mudah menentukan berapa lama belajar bahasa Inggris saat gap year.
1. Kemampuan Awal
Perhatikan kemampuan awal yang kamu miliki ketika memulai belajar bahasa Inggris. Jika memulai dari nol, waktu yang dibutuhkan antara 6 hingga 12 bulan dengan belajar secara intensif untuk bisa meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara bertahap hingga mencapai tingkat mahir (advanced).
Untuk yang sudah menguasai dasar-dasar bahasa Inggris dan ingin meningkatkan bagian tertentu misalnya lancar berbicara atau Speaking, umumnya membutuhkan waktu 3 hingga 6 bulan diimbangi dengan latihan yang konsisten.
2. Tujuan Setelah Gap Year
Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah tujuan atau target yang ingin dicapai. Misalnya saja untuk persiapan kuliah, mencari kerja, meningkatkan percaya diri berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, atau mengikuti program ke luar negeri memiliki kebutuhan durasi belajar yang berbeda.
3. Intensitas Belajar
Durasi belajar juga sangat dipengaruhi oleh intensitas belajar atau lamanya belajar setiap harinya. Untuk satu target yang sama, mengikuti program belajar intensif dengan lama belajar 4 – 6 jam dalam sehari akan memberikan peningkatan yang lebih cepat dibandingkan dengan belajar mandiri dengan durasi waktu waktu 1 – 2 jam sehari. Perkembangan belajar akan semakin terasa dengan terus konsisten belajar dan berlatih.
4. Anggaran dan Waktu
Dalam menentukan berapa lama belajar bahasa Inggris saat gap year perhatikan juga tentang anggaran dan waktu. Jika memiliki anggaran yang terbatas, memilih durasi belajar yang lebih pendek namun padat di lembaga kursus, lalu melanjutkannya dengan belajar mandiri bisa menjadi pilihan.
5. Lingkungan dan Dukungan Belajar
Berada di lingkungan yang tepat membuat proses belajar lebih efisien dan dapat membantu mencapai target dengan lebih cepat. Bergabung ke komunitas belajar atau mengikuti kelas kursus bahasa Inggris menjadikan proses belajar lebih terstruktur, bertemu dengan teman berlatih, ada pembimbing (tutor/teman), hingga bisa mendapatkan evaluasi rutin sehingga proses belajar lebih terarah.
Apakah Sebaiknya Mengikuti Kursus Bahasa Inggris Intensif saat Gap Year?
Mengingat waktu gap year yang terbatas, mengikuti kursus bahasa Inggris intensif merupakan salah satu pilihan yang tepat. Mengapa demikian?
1. Jadwal Belajar Lebih Terstruktur
Frekuensi kelas yang rapat dan konsisten membuat pembelajar lebih mudah membentuk kebiasaan berbahasa Inggris dan juga disiplin. Materinya pun sudah tersusun lengkap dan bertahap sesuai kemampuan yang dimiliki, jadi bisa lebih fokus untuk belajar dan berlatih.
2. Kesempatan Praktik Speaking Lebih Sering
Dengan mengikuti program intensif juga memberikan kesempatan untuk melakukan interaksi dua arah untuk berbicara, diskusi, dan melatih pronunciation setiap hari. Waktu praktik atau berlatih berbicara pun jadi lebih banyak dibandingkan dengan belajar mandiri.
3. Adanya Tutor dan Teman Belajar untuk Memberikan Umpan Balik
Memiliki teman belajar dengan tujuan yang sama dapat menjaga motivasi belajar dan bisa terhindar dari rasa jenuh. Ditambah lagi bisa mendapatkan koreksi dan evaluasi dari tutor profesional, membuat kemampuan bahasa Inggris dapat berkembang dengan maksimal.
4. Lingkungan Belajar yang Membantu Membangun Rutinitas
Berada di lingkungan dengan ekosistem yang fokus belajar bahasa Inggris tentunya menumbuhkan kebiasaan untuk terus berbahasa Inggris dalam keseharian. Hal ini dapat membantu mempercepat rasa percaya diri dan menghilangkan rasa takut salah saat berbicara.
Hal yang harus diperhatikan dalam mengikuti kursus bahasa Inggris intensif adalah adanya komitmen waktu dan juga biaya. Kelas intensif menuntut kehadiran setiap hari mengikuti jadwal belajar setiap lembaga sehingga peserta harus siap mengorbankan waktu santai selama masa belajar. Program ini juga membutuhkan rencana anggaran yang harus direncanakan dengan matang selama gap year.
Untuk bisa belajar bahasa Inggris secara intensif, mengikuti program belajar di Kampung Inggris saat gap year adalah pilihan yang tepat. Di Kampung Inggris Pare, kamu mendapatkan ekosistem yang ideal untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris. Salah satu lembaga kursus bahasa Inggrisi di Pare yang banyak direkomendasikan adalah Kampung Inggris WE.
Belajar intensif dengan jumlah pertemuan 6 kali kelas dalam sehari, dibimbing oleh tutor profesional, ditambah pembiasaan terus berbahasa Inggris di camp selama periode belajar, sangat membantu untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dengan lebih cepat. Mau tau lebih banyak? Ketuk tombol di bawah ya.
FAQ Seputar Belajar Bahasa Inggris saat Gap Year
Berikut adalah daftar FAQ yang bisa kamu jadikan bahan pertimbangan tambahan untuk menentukan berapa lama belajar bahasa Inggris saat gap year.
1. Apakah gap year selama 3 bulan cukup untuk belajar bahasa Inggris?
Jika targetnya adalah membangun dasar bahasa Inggris seperti, bisa menguasai vocabulary (kosakata) dasar, memahami tata bahasa sederhana (basic grammar), dan berani berbicara (speaking) tanpa rasa takut salah, waktu 3 bulan terbilang cukup. Tapi jika targetnya adalah fasih seperti penutur asli (native speaker) dibutuhkan waktu tambahan untuk berlatih.
2. Apakah pemula bisa belajar bahasa Inggris dari nol saat gap year?
Tentu saja bisa. Gap year menjadi kesempatan yang sangat baik untuk belajar bahasa Inggris dari nol karena memiliki waktu luang penuh tanpa gangguan tugas sekolah atau kuliah.
3. Berapa jam sehari sebaiknya belajar bahasa Inggris saat gap year?
Bisa meluangkan waktu selama 3 hingga 5 jam per hari untuk mempelajari materi dan juga berlatih. Lakukan setiap hari secara konsisten agar kemampuan bahasa Inggris dapat meningkatkan secara signifikan.
Baca juga: Gagal SNBP/SNBT 2026? Ini Kenapa Gap Year + Kursus Bahasa Inggris di Pare Pilihan Terbaik
Kesimpulan
Durasi untuk berapa lama belajar bahasa Inggris saat gap year tidak bisa ditentukan secara general. Semua bergantung pada kemampuan yang dimiliki, target, intensitas belajar hingga lingkungan belajar. Rencanakan dengan matang sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut untuk mendapatkan durasi belajar idealmu agar bisa memanfaatkan gap year untuk belajar bahasa Inggris dengan maksimal. Semoga bermanfaat untuk kamu semua!


