Kamu pemula yang baru belajar bahasa Inggris? Jangan sampai melewatkan materi tentang struktur kalimat bahasa Inggris ya. Dengan memahami kalimat yang struktur, dapat membantu untuk meningkatkan keterampilan dasar bahasa Inggris yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Lalu, seperti apa struktur kalimat atau word order bahasa Inggris yang tepat? Ini dia jawabannya!
Apa Itu Struktur Kalimat Bahasa Inggris?
Sentences structure atau struktur kalimat adalah susunan, aturan, atau pola baku dari kata atau frasa untuk membentuk kalimat utuh yang memiliki makna jelas sehingga dapat dipahami dengan baik.
Fungsi utama dari struktur atau susunan kalimat bahasa Inggris ini adalah untuk menyampaikan makna secara jelas, menghasilkan kalimat yang natural, membedakan fungsi kalimat dan juga agar terhindar dari kesalahpahaman yang dikarenakan ambiguitas.
Struktur kalimat dasar dalam bahasa Inggris yang menjadi pondasi utama umumnya menggunakan pola Subjek + Kata Kerja (Verb). Kemudian dapat dikembangkan dengan menambahkan Objek atau pelengkap.
Unsur-Unsur dalam Struktur Kalimat Bahasa Inggris
Dalam bahasa Inggris, struktur kalimat umumnya terdiri dari lima unsur utama yaitu Subject, Verb, Object, Complement, dan Adverb.
1. Subject
Subjek adalah orang, hewan, benda, atau ide yang melakukan suatu tindakan (pelaku) atau menjadi pokok pembicaraan dalam kalimat. Contohnya: Rania, he (dia), the cat (kucing itu), the book (buku itu), dan lain sebagainya.
2. Verb
Verb atau kata kerja adalah kata yang menunjukkan aksi, tindakan, peristiwa, atau keadaan dari subjek. Contohnya: study (belajar), eat (makan), run (lari), walk (berjalan), dan lainnya.
3. Object
Objek adalah pihak atau benda yang menerima akibat atau dikenai tindakan dari kata kerja (verb). Contoh kata yang termasuk objek adalah book (buku), flower (bunga), my mother (ibuku), the doctor (dokter itu), dan yang termasuk object pronoun seperti me, you, him, her, it, them, us.
4. Complement
Complement atau pelengkap adalah kata (adjective, noun, pronoun, noun clause) atau frasa yang melengkapi arti dari subjek atau objek agar kalimatnya menjadi utuh. Contoh kata yang termasuk complement adalah delicious (lezat), tired (lelah), a nurse (seorang perawat), dan sebagainya.
5. Adverb
Adverb atau keterangan adalah kata atau frasa yang digunakan sebagai tambahan informasi mengenai waktu, tempat, cara, atau alasan terjadinya suatu peristiwa. Contoh katanya adalah yesterday (kemarin), in the morning (di pagi hari), in the classroom (di ruang kelas), slowly (perlahan), always (selalu), never (tidak pernah), dan lain sebagainya.
Baca juga:
- Belajar Bahasa Inggris Terstruktur, Seperti Apa?
- Cara Belajar Bahasa Inggris Lengkap, Cocok untuk Pemula!
5 Pola Kalimat Bahasa Inggris yang Paling Umum Digunakan
Berdasarkan kombinasi dan posisi unsur kalimat, terdapat lima pola kalimat bahasa Inggris yang paling umum digunakan. Apa saja?
1. Pola S + V
Pola pertama yang merupakan pola paling dasar adalah S + V. Pola kalimat bahasa Inggris yang terdiri dari Subject dan Verb ini biasa digunakan ketika kata kerja tidak membutuhkan objek. Kata kerja yang digunakan pada pola ini adalah intransitive verb (kata kerja yang tidak membutuhkan objek langsung).
Contoh kalimat menggunakan pola S + V :
- She sleeps. (Dia tidur.)
- Everyone laughed. (Semua orang tertawa.)
2. Pola S + V + O
Pola selanjutnya adalah S + V + O yang terdiri dari Subject, Verb, dan Object. Karena dalam susunan kalimat ini terdapat objek maka menggunakan kata kerja transitive verb.
Contoh kalimat dengan pola S + V + O :
- The boy catches the ball. (Anak laki-laki itu menangkap bola.)
- He forgot the password. (Dia melupakan kata sandinya.)
3. Pola S + V + C
Ketiga ada pola S + V + C yang susunannya terdiri dari Subject, Verb, dan Complement. Untuk complement atau pelengkap bisa berupa kata sifat, kata benda, atau keterangan. Pola ini umumnya digunakan untuk menjelaskan kondisi, sifat, atau identitas dari subjek. Kata kerja yang digunakan adalah Linking Verbs (kata kerja penghubung) seperti to be (is, am, are), became, get, dan lainnya.
Contoh kalimat menggunakan pola S + V + C :
- Mr. Ali is an English teacher. (Bapak Ali adalah seorang guru bahasa Inggris.)
- The perfume smells amazing. (Parfum itu baunya luar biasa.)
4. Pola S + V + O + O
Pola yang umum digunakan selanjutnya adalah S + V + O + O. Unsur yang ada pada pola kalimat bahasa Inggris ini adalah Subject, Verb, Indirect Object dan Direct Object.
Contoh kalimat menggunakan pola S + V + O + O :
- She sent her friend a postcard. (Dia mengirimkan kartu pos kepada temannya.)
- My mother baked us a chocolate cake. (Ibu saya memanggang kue coklat untuk kami.)
5. Pola S + V + O + C
Kelima, ada pola S + V + O + C yang terdiri dari Subject, Verb, Object, dan Complement. Pada susunan kalimat bahasa Inggris ini, complement memberikan keterangan atau menjelaskan objek.
Contoh kalimat menggunakan pola S + V + O + C :
- They named their baby Audero. (Mereka menamai bayi mereka Audero.)
- The movie made me sad. (Film itu membuatku sedih.)
Aturan Penempatan Kata Pada Struktur Kalimat Bahasa Inggris atau Word Order
Untuk dapat menyusun kalimat secara natural dan mudah dipahami, terdapat aturan penempatan kata yang harus diperhatikan. Berikut panduan lengkap mengenai susunan kalimat atau Word Order bahasa Inggris.
1. Urutan Subject, Verb, dan Object
Struktur dasar kalimat dalam bahasa Inggris menggunakan pola Subject – Verb – Object. Berbeda dengan bahasa lain yang lebih fleksibel termasuk bahasa Indonesia, bahasa Inggris sangat bergantung pada urutan kata ini untuk menentukan makna. Contoh: She reads a book. (Dia membaca sebuah buku.)
2. Posisi Adjective dalam Kalimat
Dalam struktur kalimat bahasa Inggris, adjective berfungsi untuk menjelaskan noun (kata benda). Ada dua posisi utama adjective dalam word order bahasa Inggris, yaitu:
- Sebelum kata benda, kata sifat diletakkan tepat di depan kata benda yang dijelaskannya. Contoh: A beautiful girl. (Seorang gadis cantik.)
- Setelah kata kerja penghubung atau linking verb seperti to be (is/am/are/was/were), seem, look, feel. Contoh: The sky is blue. (Langitnya berwarna biru.)
3. Posisi Adverb dalam Kalimat
Adverb (kata keterangan) berfungsi untuk menjelaskan kata kerja, kata sifat, atau adverb lainnya. Posisinya dalam kalimat bahasa Inggris sangat bervariasi tergantung pada jenis adverb yang digunakan.
- Adverb of Manner (menjelaskan bagaimana sesuatu dilakukan) biasanya diletakkan di akhir kalimat atau setelah objek. Contoh: He drove the car carefully. (Dia mengendarai mobil itu dengan hati-hati.)
- Adverb of Frequency (menjelaskan seberapa sering sesuatu terjadi, seperti always, sometimes, dsb) diletakkan sebelum kata kerja utama, tetapi setelah to be. Contoh: She is often late for school. (Dia sering terlambat ke sekolah.)
- Adverb of Time & Place (menjelaskan kapan dan di mana) biasanya diletakkan di akhir kalimat. Contoh: I will see you tomorrow. (Aku akan menemuimu besok.)
- Adverb of Degree (menjelaskan intensitas, seperti very, extremely, quite) diletakkan tepat sebelum kata sifat atau kata keterangan yang dijelaskannya. Contoh: The water is very cold. (Airnya sangat dingin.)
Struktur Kalimat Bahasa Inggris Berdasarkan Jenis Kalimat
Susunan kalimat bahasa Inggris dapat berubah berdasarkan jenis kalimatnya. Pola kalimat bahasa Inggris untuk kalimat pernyataan, penyangkalan , pertanyaan, dan juga perintah tentunya berbeda.
1. Kalimat Pernyataan (Declarative Sentence)
Untuk kalimat yang digunakan untuk menyampaikan informasi, berita, atau pernyataan pola kalimatnya ada dua, bisa berbentuk positif atau negatif.
- Pola Positif (+) : Subject (S) + Verb (V) + Object / Complement (O/C)
Contoh kalimatnya: They play football. (Mereka bermain sepak bola.)
- Pola Negatif (-) : Subject (S) + Auxiliary Verb (do/does/is/am/are/will) + not + Verb (V) + Object / Complement
Contoh kalimatnya: They do not play football. (Mereka tidak bermain sepak bola.)
2. Kalimat Negatif (Negative Sentence)
Pada kalimat yang menyatakan penyangkalan, penolakan, atau kebalikan dari suatu fakta. Susunan atau pola kalimat bahasa Inggris yang digunakan adalah
Subject (S) + Auxiliary Verb (do/does/is/am/are/will) + not + Verb (V) + Object / Complement
Contoh kalimat: He is not angry with you. (Dia tidak marah padamu.)
3. Kalimat Tanya (Interrogative Sentence)
Untuk interrogative sentence yang berfungsi untuk mengajukan pertanyaan guna mencari informasi atau konfirmasi, pola kalimat yang digunakan ada dua, yaitu:
- Rumus (Yes/No Question): Auxiliary Verb + Subject + Verb + Object/Complement?
Contoh kalimat: Do you like ice cream? (Apakah kamu suka es krim?)
- Rumus (Wh- Question): Wh- Word + Auxiliary Verb + Subject + Verb + … ?
Contoh kalimat: Where do you live? (Di mana kamu tinggal?)
4. Kalimat Perintah (Imperative Sentence)
Pada kalimat perintah yang berfungsi untuk memberi perintah, instruksi, larangan, atau saran kepada orang lain secara langsung, pola kalimatnya adalah:
- Rumus (Positif): Verb (Base Form) + Object/Complement
Contoh kalimat: Close the door, please. (Tolong tutup pintu itu.)
- Rumus (Negatif / Negative Imperative): Do not / Don’t + Verb + Object/Complement
Contoh kalimat: Don’t touch that cake! (Jangan sentuh kue itu!)
Kesalahan Umum dalam Struktur Kalimat Bahasa Inggris
Terdapat beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pembelajar bahasa Inggris terutama pemula dalam menyusun kalimat bahasa Inggris. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh pengaruh struktur bahasa Indonesia yang sudah lebih biasa digunakan dalam keseharian.
Agar tidak melakukan hal serupa, berikut adalah kesalahan umum dalam struktur kalimat bahasa Inggris yang harus kamu hindari.
1. Salah Menempatkan Subject dan Verb dalam Struktur Kalimat Bahasa Inggris
Kesalahan pertama yang sering dilakukan adalah salah menempatkan urutan Subject dan Verb. Kesalahan ini dikarenakan dalam bahasa Indonesia, kita sering menaruh kata kerja di depan untuk penekanan. Akhirnya, jika diterjemahkan langsung, susunan kalimat dalam bahasa Inggris akan rusak. Contohnya:
- Salah: Is very hot this room.
- Benar: This room is very hot.
Urutan Subject dan Verb juga sering salah penempatan pada saat menyusun kalimat tanya. Seringnya urutan Subject dan Verb tidak dibalik atau lupa menyisipkan Auxiliary Verb di depan subjek. Contohnya:
- Salah: You are hungry?
- Benar: Are you hungry?
2. Menerjemahkan Struktur Bahasa Indonesia Secara Langsung
Menerjemahkan kata per kata secara langsung juga masih banyak dilakukan oleh pembelajar khususnya pemula. Hal ini tidak boleh dilakukan karena susunan atau struktur kalimat bahasa Inggris dan bahasa Indonesia berbeda. Menerjemahkan secara langsung dapat menghasilkan kalimat yang tidak jelas atau tidak alami (broken English). Contohnya:
Jika ingin menerjemahkan “Saya tidak melihat HP saya” dalam bahasa Inggris,
- Salah: I no look my phone.
- Benar: I don’t see my phone.
3. Lupa Menggunakan Auxiliary Verb (Kata Kerja Bantu)
Karena dalam bahasa Indonesia tidak menggunakan kata kerja bantu, seringkali dalam tidak menyertakan auxiliary verb (kata kerja bantu) ketika menyusun kalimat bahasa Inggris. Padahal auxiliary verbs seperti do, does, did, am, is, are sangat penting untuk membentuk kalimat negatif, kalimat tanya, atau menunjukkan waktu (tenses). Contoh perbandingan kalimatnya adalah:
“Dia tidak suka kopi.”
- Salah: He not like coffee.
- Benar: He does not like coffee.
4. Salah Menempatkan Adjective dan Adverb
Adjective (kata sifat) dalam bahasa Inggris diletakkan sebelum kata benda (Noun Modifier), kebalikan dari bahasa Indonesia. Contohnya untuk “Sepatu hitam”:
- Salah: Shoes black
- Benar: Black shoes
Sedangkan untuk penempatan adverb (kata keterangan) sering tertukar dengan dengan kata sifat, atau salah posisi dalam menerangkan kata kerja. Contohnya:
- Salah: Runi speaks English good. (Kata good adalah adjective)
- Benar: Runi speaks English well. (Well adalah adverb yang menerangkan cara berbicara)
Tips Belajar Struktur Kalimat Bahasa Inggris
Untuk bisa memahami struktur kalimat atau word order bahasa Inggris, tidak cukup hanya dengan menghafal rumus atau pola kalimatnya saja. Kamu juga harus memahami fungsi setiap unsur dalam kalimat. Lakukan langkah-langkah praktis berikut ini agar kamu bisa lebih mudah menyusun kalimat bahasa Inggris dengan tepat.
1. Kenali Unsur Pembentuk Utama
Pahami unsur utama untuk membentuk kalimat dasar bahasa Inggris, yaitu Subject, Verb, dan Object. Dengan menguasai ketiga unsur utama ini, kamu akan memiliki pondasi kuat untuk memahami struktur kalimat.
2. Pahami Urutan Penambahan Keterangan Tempat dan Waktu
Jika ingin menambahkan adverb, letakkan keterangan tempat terlebih dahulu kemudian diikuti oleh keterangan waktu.
3. Lakukan Bedah Kalimat
Dibandingkan sekedar menghafal rumus atau pola, melakukan bedah kalimat dari bacaan bisa membantu kamu lebih cepat memahami struktur atau susunan kalimat bahasa Inggris.
Caranya, ambil satu kalimat pendek dari artikel, buku, dan sumber lainnya. Analisa mana subjek, mana kata kerjanya, dan mana keterangannya. Pahami bagaimana penulis meletakkan kata kerja dan pahami maknanya lewat konteks cerita.
4. Mulai Latihan Menulis Kalimat Sendiri
Bisa mulai dari satu pola dasar yang paling sederhana Subject + Verb + Object. Kembangkan kalimat dengan menambahkan unsur-unsur lainnya. Hindari untuk menerjemahkan kata per kata, biasakan langsung berpikir dengan kerangka Subjek + Kerja + Objek versi bahasa Inggris.
Rangkuman Materi Tentang Struktur Kalimat Bahasa Inggris
Struktur kalimat adalah susunan, aturan, atau pola baku dari kata atau frasa untuk membentuk kalimat utuh yang memiliki makna jelas sehingga dapat dipahami dengan baik. Struktur dasar kalimat dalam bahasa Inggris menggunakan pola Subject – Verb – Object.
Perbedaan utama antara struktur kalimat bahasa Inggris dan bahasa Indonesia terletak pada aturan tata bahasa baku dan fleksibilitasnya. Susunan kalimat bahasa Inggris sangat bergantung pada urutan kata untuk menentukan makna. Sebaliknya, bahasa Indonesia memiliki struktur yang jauh lebih fleksibel, bahkan sering kali mengizinkan penghilangan subjek jika konteks kalimatnya sudah dipahami secara jelas.
Agar proses belajar struktur kalimat lebih mudah, hindari melakukan terjemahan kata per kata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris karena susunannya berbeda. Pahami unsur pembentuk utama kemudian kembangkan dengan melakukan praktik secara rutin, contohnya menulis jurnal harian singkat, membedah atau meniru kalimat dari film dan lagu.
Mempelajari struktur atau susunan kalimat bahasa Inggris sangat penting agar komunikasi dapat berjalan jelas dan mudah dipahami oleh lawan bicara. Dengan kemampuan yang baik dalam menyusun kalimat dapat menghindari kesalahpahaman, meningkatkan kepercayaan diri, mempermudah membaca teks kompleks hingga membuka peluang karier yang lebih baik.
Semoga bahasan kali ini bermanfaat untuk kamu semua ya. Semangat untuk terus belajar dan berlatih!


